Membangun rumah dengan sistem borongan per meter menjadi pilihan praktis bagi pemilik rumah yang ingin mengetahui perkiraan anggaran sejak awal. Jasa bangun rumah borongan per meter dapat mencakup pekerjaan konstruksi sekaligus bahan material, sehingga pemilik tidak perlu mengatur pembelian material dan tenaga tukang secara terpisah.

Untuk wilayah Jabodetabek, harga bangun rumah borongan per meter dengan bahan material saat ini mulai dari Rp3,7 juta per m² untuk rumah 1 lantai. Sementara itu, untuk rumah 2 lantai harga mulai dari Rp4,7 juta per m². Harga tersebut merupakan harga mulai dan dapat berubah sesuai desain, luas bangunan, spesifikasi material, kondisi lokasi, serta tingkat kerumitan pekerjaan.

Sebagai contoh, apabila ingin membangun rumah 1 lantai dengan luas bangunan 60 m² dan menggunakan harga mulai Rp3,7 juta per m², estimasi biaya pembangunan adalah sekitar Rp222 juta. Sedangkan rumah 2 lantai dengan total luas bangunan 100 m² dan harga mulai Rp4,7 juta per m² membutuhkan estimasi sekitar Rp470 juta.

Dalam sistem borongan material dan tenaga, pekerjaan dapat meliputi pondasi, struktur beton, dinding, plester dan acian, pemasangan atap, plafon, lantai, instalasi listrik dan air, sanitasi, hingga pengecatan. Detail pekerjaan dan spesifikasi material sebaiknya dituangkan dalam RAB agar pemilik rumah mengetahui apa saja yang termasuk dalam harga.

Perlu diperhatikan bahwa harga per meter bukan satu-satunya faktor penentu biaya. Desain rumah yang kompleks, pemilihan material premium, kondisi tanah, akses lokasi proyek, serta tambahan seperti pagar, kanopi atau carport dapat memengaruhi total anggaran.

Jika Anda sedang mencari jasa bangun rumah borongan per meter di Jabodetabek, konsultasikan kebutuhan luas bangunan, jumlah lantai, desain, dan spesifikasi material terlebih dahulu agar estimasi biaya dapat dihitung lebih sesuai dengan kebutuhan proyek.